• 11Feb
    pelatihan perangkat desa

    pelatihan perangkat desa

    Senin tepatnya tanggal 9 Februari 2009 bertempat di Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, dengan bekerjasama dengan telkom peduli terlaksana pelatihan internet bersama yang mengulas tentang kegunaan dan manfaat internet serta pemakaian yang efektif dak efisien. Dihadiri juga oleh beberapa senior leader Telkom Divisi Regional III Jawa Barat dan Banten dan Bupati Kabupaten Bandung. Dalam acara ini juga diadakan video conference antar desa menggunakan VoIP dengan jaringan yang dibangun antar desa kerjasama dengan Radio Komunitas Pass FM katapang. Alhasil dengan adanya pelatihan ini, warga mulai memaksimalkan potensi internet dalam berbagai hal, terutama komunikasi dan promosi potensi desa.

    Tags: ,

  • 07Feb
    training blog karyawan

    training blog karyawan

    Memenuhi undangan dari Kakancatel Soreang Akhmad Riyanto pada hari kamis tanggal 29 Januari 2009. Dimulai dari pukul 15.00 sampai dengan 20.00 bertempat di Kancatel Soreang. Dengan antusias para karyawan mencoba sendiri membuat blog dengan berbagai thema dan content masing-masing. Ketertarikan awal untuk membuat blog adalah membuat sebuah toko online untuk membantu memasarkan produknya.  kemudian acara ini ditutup dengan perkenalan facebook dan fitur-fitur yang ada di dalamnya.

    Tags:

  • 22Jan

    Internet dalam 1 dasawarsa terakhir telah menjadi media baru yang efektif dan efisien untuk menyampaikan informasi. Sebuah survei menyebutkan bahwa internet jauh lebih digemari dibandingkan media konvensional lainnya seperti radio, televisi, dan koran. Tak hanya itu saja. Perubahan ini juga mengakibatkan turunnya angka penjualan media konvesional, seperti koran dan media cetak lainnya, di kalangan masyarakat.

    Hal inilah yang disampaikan pada forum komunitas Tangan di Atas bulan Januari 2009 yang dilangsungkan di Republik Kuliner pada Sabtu, 17 Januari 2009 lalu. Diikuti oleh 45 orang pengusaha dari berbagai kota di Jawa Barat dan Jakarta, forum kali ini diisi dengan Talkshow berjudul Kiat Jitu Beriklan di Internet.

    Kegiatan ini menghadirkan 2 pembicara yang cukup kompeten di bidang Internet Marketing. Rani, Account Executive Detik Bandung, membuka talkshow dengan memaparkan mengenai pemanfaatan media massa online untuk beriklan. Beliau memaparkan keunggulan internet yang tidak hanya mampu menekan biaya beriklan, tetapi juga mampu menggalang pembaca yang banyak dan sesuai target pasar.

    Rendy Maulana dari Qwords.com menyusul sebagai pembicara kedua dengan memaparkan kiat-kiat praktis memasarkan produk di internet. Direktur perusahaan webhosting terbesar di Bandung ini menekankan bahwa konsistensi mengisi konten adalah salah satu kunci sukses untuk memasarkan produk di internet. Selain itu, Rendy juga menyampaikan bahwa internet mampu mempererat hubungan dengan konsumen sehingga produsen bisa mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen.

    Sesi tanya-jawab pun tak kalah serunya dengan sesi pemaparan pembicara. Banyaknya pertanyaan yang ditanyakan memperlihatkan bahwa para peserta cukup antusias dengan apa yang disampaikan pembicara. Saat dimintai komentarnya, salah satu peserta merasa puas atas apa yang disampaikan oleh pembicara. “Dengan biaya yang sangat murah, makanan yang lezat, dan pembicara yang cukup kompeten, saya bilang acara ini sangat worthed,” tutur salah seorang peserta bersemangat.

  • 18Dec

    Internet bukanlah barang baru di era informasi seperti sekarang ini. Berbagai bentuk aktivitas kehidupan mulai menyesuaikan diri dan bertransformasi ke dalam bilangan-bilangan biner. Tak terkecuali dengan dunia bisnis. Dengan adanya internet, arus informasi menjadi sangat cepat dan mudah diakses oleh siapa saja yang membutuhkan. Dunia bisnis pun lambat laun mulai memanfaatkan dunia digital yang tanpa batasan ruang tersebut.

    Meskipun begitu, perlu sedikit wawasan untuk mulai memanfaatkan dunia maya internet. Untuk itulah, KitaKlik akan menyelenggarakan talkshow bertajuk “Jitu Beriklan di Internet”. Talkshow yang memang dikemas santai, praktis, dan mudah bagi Anda yang awam dengan internet, akan diselenggarakan pada:

    Hari/Tanggal : Sabtu, 17 Januari 2009
    Waktu : Pukul 13.00 - 16.00 WIB
    Tempat : Republik Kuliner, Jl Merdeka 27 Lt. 2 (Belakang KFC) Bandung
    Pembicara :

    • Marketing Detikcom*
      Pemaparan : Memanfaatkan Media Massa Online untuk Beriklan
    • Rendy Maulana Akbar, Internet Marketing Specialist dan CEO Qwords.com
      Pemaparan : Kiat Praktis memasarkan produk di internet

    * : Masih dalam Konfirmasi
    Biaya Pendaftaran : Rp. 25.000,-
    Fasilitas : DoorPrize, Konsultasi Gratis Memasarkan Produk di Internet, dan Voucher Makan Siang RK senilai Rp. 25.000,-

    Pendaftaran dilakukan dengan menggunakan SMS ke nomor 081573013026 dengan format: Nama Lengkap#Email#Perusahaan#Biaya Pendaftaran#Bank dituju.
    Biaya Pendaftaran disarankan dilebihkan dan dibubuhi angka unik. Misalnya, 25.185. Biaya pendaftaran dapat langsung ditransfer ke Bank:

    • BNI No. Rek. 00 7476 4006 a.n Sunandar Yudha Prawira
    • Mandiri No. Rek. 131 000 431 5091 a.n Rolly Maulana Awangga

    Informasi lebih lanjut, hubungi Yudha P Sunandar melalui email ke yudha@kitaklik.com atau melalui telepon ke 022-30177225 dan 081573013026.

  • 17Dec

    Seiring dengan Talkshow Konten Lokal pada hari Sabtu, 13 Desember 2008, KitaKlik bekerjasama dengan Detik Bandung, Telkom Speedy, dan Telkom Flexi, menyelenggarakan juga lomba blog berhadiah sebuah ponsel cdma persembahan dari Telkom Flexi. Tak hanya itu saja. postingan yang menang akan dimuat di portal berita detik bandung.

    Adapun syarat2 lomba adalah sebagai berikut:

    • Tema tulisan: “Menurut Saya, Konten Lokal Adalah … “
    • Telah memiliki blog minimal 1 bulan lamanya dan telah diisi oleh minimal 5 postingan.
    • Jenis tulisan diutamakan feature.
    • Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baik dan benar serta merujuk pada kaidah bahasa jurnalistik.
    • Dalam postingan, mencantumkan “Kampanye Konten Lokal oleh KitaKlik dan Detik Bandung dan didukung oleh : Telkom Speedy, Telkom Flexi, dan Qwords.com” dan disertai link ke situs bersangkutan.
    • Postingan diberi tag “Kampanye Konten Lokal”.
    • Hadir pada saat talkshow
    • Mengirimkan biodata ke info@kitaklik.com dengan menyertakan nama, alamat email, telepon, dan alamat blog yang memuat link postingan yang diikutsertakan dalam lomba blog konten lokal.

    Lomba ini berlangsung dari tanggal 13 Desember 2008 hingga 27 Desember 2008 pukul 23.59 WIB. Nama pemenang akan diumumkan di situs KitaKlik dan portal Detik Bandung. Pemenang akan dihubungi oleh panitia lomba paling lambat seminggu setelah perlombaan ini ditutup.

    Bagi 4 peserta pendaftar pertama, akan mendapatkan masing-masing sebuah Speedy Prepaid atau kaos menarik dari Telkom Speedy dan merchandise menarik lainnya dari KitaKlik dan Qwords.com.

  • 17Dec

    Konten lokal merupakan salah satu aspek dari mandirinya suatu bangsa di era informasi seperti sekarang ini. Dengan konten lokal, berarti sebuah bangsa telah mampu menyediakan informasi bagi dirinya sendiri. meskipun begitu, tak melulu konten lokal mensyaratkan database di dalam negeri. yang pasti, penyediaan konten dengan bahasa lokal dan ditujukan untuk dalam negeri, merupakan syarat mutlak bagi terciptanya konten lokal.

    Begitulah sekilas mengenai obrolan ringan bertajuk “Konten Lokal, Pentingkah?” yang diselenggarakan di Garasi Lombok 33, Detik Bandung, pada Sabtu, 13 Desember 2008 yang lalu. Menghadirkan Kuncoro Wastuwibowo yang tak lain merupakan blogger tanah air, Rendy Maulana Akbar dari Qwords.com, Donny BU dari Detikcom, dan dimoderatori oleh Rolly Maulana Awangga dari KitaKlik, diskusi ini terlalu menarik untuk ditinggalkan.

    Kegiatan yang dimulai pukul 13 siang, diawali dengan presentasi dari Kuncoro mengenai conceptual age dan ciri2 yang membedakan antara conceptual age dan information age. Hasil survei mengenai demand user di indonesia atas konten, juga turut serta dalam pemaparan yang membuat para peserta cukup terkesima.

    Dilanjutkan dengan Rendy, Juragan Web Hosting Bandung ini memaparkan cara untuk mengembangkan konten lokal di Indonesia. Menurut pemilik sekaligus direktur Qwords.com ini, faktor branding dan konsistensi, adalah hal yang utama untuk memajukan konten lokal di tanah air.

    Donny BU mengakhiri dengan bercerita mengenai peluang yang besar untuk indonesia mengembangkan konten lokal. Vice President Detikcom ini membandingkan anak jalanan Indonesia yang diberi komputer bekas, tak kalah kreatifnya dengan anak-anak sekolah dasar di Singapura yang dibekali perangkat canggih dan mapan.

    Setelah 2 jam berlalu, acara yang dikelola oleh KitaKlik dan Detik Bandung serta disponsori oleh Telkom Flexi, Telkom Speedy, dan Qwords.com ini, diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize dari Telkom Speedy dan Telkom Flexi. Tak hanya itu saja. Selepas acara ini ada juga lomba blog mengenai konten lokal yang memperebutkan hadiah berupa telepon cdma persembahan dari Telkom Flexi.

  • 17Dec

    Mengadakan tukar pendapat dan pemikiran antar pihak yang berkepentingan untuk menghasilkan manfaat teknologi bersama

  • 17Dec
    workshop

    workshop

    Pelatihan langsung praktek dengan sumber daya komputer dan atau internet secara kontinu atau berkala

  • 17Dec

    Membuka cakrawala berfikir masyarakat untuk memaksimalkan potensi IT di lingkungan dan tempat kerja.

  • 17Dec

    Suasana diskusi

    Suasana diskusi

    Bandung - Sebenarnya cukup banyak situs internet yang dibuat orang Indonesia, namun sangat sedikit yang berkembang. Jika dicari-cari, alasannya sangat banyak. Padahal untuk berhasil sebenarnya bisa dengan ‘modal dengkul’.

    “Modal dengkul” yang dimaksud bukan berarti tidak memiliki apa-apa, tetapi bagaimana kreatifitas dan kemauan besar agar tetap menghasilkan sesuatu yang terbaik dalam segala keterbatasan.

    Hal tersebut diutarakan Donny BU, Vice President Publisher Group Detikcom yang juga dosen di beberapa perguruan tinggi di Jakarta, dalam diskusi di Jalan Lombok No.33, Bandung, Sabtu (13/12/2008).

    Dicontohkan pria yang lebih sering dipanggil menggunakan inisial DBU itu, di Singapura sudah mempraktikkan bagaimana menerapkan teknologi dalam kurikulum sekolah dasar. Siswa� kelas 4 SD sudah bisa membuat film animasi, melalui tahapan-tahapan yang sangat sederhana.

    “Tetapi mereka didukung oleh fasilitas yang dahsyat, menggunakan MacBook dan sebagainya. Di Jakarta, kita pernah memberikan pelatihan untuk anak-anak jalanan dengan fasilitas seadanya. Komputer yang dipakai bahkan sebelum zaman pentium. Tetapi setelah tiga hari, ternyata siswa kita bisa juga menghasilkan gambar. Bagaimana jadinya kalau siswa kita diberi kesempatan belajar di Singapura dan siswa Singapura belajar di kita?” ujar DBU yang tampil dengan gaya santainya bercelana pendek.

    Dalam diskusi yang diadakan detikbandung dan kitaklik, serta disponsori Telkom Speedy dan Telkom Fleksi itu, peserta yang hadir berasal dari latar belakang yang beragam. Ada yang mengelola situs komunitas fans Persib Bandung, para bloggoer dari komunitas Batagor dan BBV, mahasiswa, pekerja dan lainnya. Sebagai pembicara juga hadir Kuncoro Wastuwibowo (blogger) dan Rendy Maulana (qwords).

    Satu pesan lagi yang penting untuk diingat, konten lokal yaitu konten berbahasa Indonesia dan dibuat oleh orang Indonesia, masih memiliki peluang sangat besar untuk berkembang. Jika kenyataannya saat ini kebanyakan belum berkembang, perlu dilihat lebih jeli apa penyebabnya. Bisa strategi promosi yang kurang tepat, atau konsistensi dan keseriusan pengelola mengupdate kontennya.

    “Update konten yang konsisten sangat penting dalam mengelola situs internet. Kalau tidak update, pasti ditinggalkan orang,” sambung Rendy.

    Diskusi yang berlangsung cukup singkat, hanya sekitar dua jam, diakhiri dengan door prize. Peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah ponsel dengan mengikuti lomba blog, terkait materi diskusi. Tertarik dengan komunitas-komunitas di Bandung? Ikuti diskusi versi online-nya di Forumbandung.
    (lom/lom)

    Dikutip dari detik bandung

    Tags: , ,

« Previous Entries